Diduga Napi LP Langsa Seorang Oknum Polisi Bebas Keluar Lapas

Lentera24.com | LANGSA -- Para pelaku tindak kejahatan diproses hukum hingga dijatuhi hukaman tetap oleh Pengadilan Negri dan dijebloskan ke trali besi atau dimasukkan ke Lembaga permasyarakatan (LP) sebagai warga binaan, bertujuan agar dapat mejadi pembelajaran bagi dirinya atas tindakan yang telah dilakukan.


Foto : Ilustrasi
Namun berbeda dengan warga binaan yang satu ini, dia seorang oknum anggota Polisi yang dihukum karena terlibat Pembalakan liar (ilegal loging) tetapi begitu menjadi warga binaan Lapas kelas II B Langsa dikabarkan sudah hampir 4 bulan ini tidak berada di dalam LP.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini dari sumber yang layak dipercaya bahwa oknum anggota Polisi yang dihukum karena terlibat dengan kasus ilegal loging berinisial S, yang bersangakutan menjadi warga binaan LP kelas II B langsa dan tidak di dalam sel tahanan melainkan dibagian TAMPING.

Menurut sumber, S sudah hampir 4 bulan tidak ada di dalam LP, dia keluar karena buat surat izin alasan penting, dan surat ijinnya dibuat setiap 3-5 hari sekali kendati yang bersangkutan terkadang tidak pernah masuk LP tetapi anehnya perpanjangan izin dengan alasan penting terus berlanjut, ujar sumber.

Dugaan pemberian konpensasi yang tergolong berlebihan dari Kalapas kelas II B Langsa sempat memicu tanda tanya besar dari warga binaan lainnya.

Menurut salah seorang Napi yang tidak mau disebut namanya pada media ini Jumat (4/5) mengatakan, kami disini sudah lama tidak melihat S dalam LP, padahal yang bersangkutan belum bebas, apa karena dia oknum Polisi sehingga mudah mendapat dispensasi dari Kalapas, imbuhnya.

"Bahkan selama ini S tidak dalam Sel melainkan di tamping" imbuhnya.

Selanjutnya di hari yang sama media ini mencoba mengkomfirmasi Saet Mahdar selaku Kalapas Kelas II B Langsa via WhatsApp nya terkait adanya dugaan Napi yang bernama S berada di luar lapas, namun Kalapas bungkam. [] L24-007 (Roby Sinaga)
Diberdayakan oleh Blogger.