Malam Pertama Shalat Tarawikh Listrik Padam

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Malam pertama pelaksanaan shalat tarawikh di sejumlah masjid Kota Subulussalam, Kamis (16/5) ditandai dengan padam listrik. Selain itu, angin kencang dan hujan deras mewarnai suasana di sana.


Foto : Jamaah shalat tarawikh malam pertama, Rabu (16/5) di Masjid Agung Subulussalam, sebelum padam listrik
Bahkan hingga usai shalat, sejumlah jamaah masih harus bertahan di masjid menunggu hujan reda untuk kembali ke rumah masing-masing, ada juga jamaah lain memaksa diri pulang dalam suasana hujan dan listrik padam.

"Sejak mulai tarawikh hingga sekitar jam sebelas lebih baru lampu hidup", aku Tumangger dan Anakampun, jamaah Masjid Al Iman, Desa Jontor, Kec. Penanggalan, Kota Subulussalam kepada Lentera24 Senada diakui Awal, jamaah mushalla di Desa Subulussalam Barat, Kec. Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Kamis (16/5).

Meski demikian, rangkaian shalat tarawikh dan tausiyah ramadhan tetap dilaksanakan dengan memanfaatkan penerang seadanya.

Dari Masjid Agung Kota Subulussalam, perdana digunakan pasca usai pembangunan, diakui seorang jamaah, Sudirman "tidak pernah terjadi gangguan listrik meski dalam suasana hujan dan angin kencang lampu tetap nyala", jelas Dirman mengaku shalat tarawikh di sana dengan imam Qaharuddin Kombih, mantan Ketua MPU Subulussalam dan hadir Wali Kota, Merah Sakti.

Warga berharap, pelaksanaan shalat tarawikh malam ini dan seterusnya tidak terjadi gangguan berarti, terutama padam listrik. [] L24-Khairul
Diberdayakan oleh Blogger.