HUT Kota Jantho yang Ke 34, Wabup : Jadikan Jantho Kota Mandiri dan Bersyariat

Lentera24.com | ACEH BESAR -- Wakil Bupati Aceh Besar, Husaini A Wagab Husaini A Wahab menegaskan komitmen pemerintah kabupaten Aceh Besar untuk menjadikan kabupaten Aceh Besar  menjadi daerah yang mandiri dan mengucapkan syukur kepada Allah SWT karena dengan kebesaran Allah hari ini kota Jantho sebagai  ibu kota, pusat pemerintahan Aceh besar telah berusia 34 tahun.


“Kalau  manusia biasanya kembali kehadirat ilahi 62, ini kota Jantho sudah diatas umur balikh. Kita berharap kota Jantho ini selalu dalam hidayah Allah”, harap Wabup Husaini.

Hal itu dikatakan Wabup Husaini ketika menjadi insperktur upacara peringatan Hari Ualang Yahun (HUT) Kota Jantho ke 34 dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Bungong Jeumpa, kota Jantho, Kabaupaten Aceh Besar, Kamis (3/5/2018).

Upacara yang  berlangsung khidmat  dimulai  pukul 08.30 WIB itu dihadiri peserta upacara terdiri dari siswa SD,SMP,SMA,Mahasiswa, Pegawai Negeri Sipil, BUMN, dan Barisan dari TNI dan Polri, Turiut hadir Pimpinan darah dari Forkopimda, Pimpinan dan anggota DPRK Aceh Besar, kepala Dinas, Camat dan Para Kepala Desa se-Aceh Besar.

Kota Jantho sebagai ibu kota Aceh Besar, tambah Wapub, ditetapkan dengan peraturan pemerintah nomor 35 tahun 1979. Kita patur bersyukur dan barbahagia atas perjuangan para pendahulu penyelenggara pemerintah, kita semua dituntut untuk melanjutkan perjuangan mereka untuk terus berbenah di segala bidang yang masih banyak tertimggal dalam segala hal.

Dikatakan Husaini, hari ulang tahun kota Jantho yang jatuh pada tanggal 3 Mei 2018 kita laksanakan  tepat pada waktunya, meski hanya secara sederhana. Namun upacara ini memiliki makna yang mendalam.

“yakni bertambahnya usia kota Jantho. Kedua even ini merupakan sebuah amanah, tujuan bangsa yang harus kita laksanakan dalam menata masa depan yang lebih baik”.

Husaini membandingkan kota Jantho saat awal berdiri dengan saat ini, Alahadulillah  bila dibandingkan dengan tahun awal, pembangunan kota Jantho telah banyak juga kemajuan yang telah dicapai baik di bidang agama, elonomi, pendidikan pertanian, sosial budaya, kesehatan dan lainnya.

Tentunya, kata Wabup, cita-cita kita bersama menjadikan kota Jantho ini menjadi kota mandiri secara ekomomi dan fisik,  penduduknya bermukim dan bertindak dalam mencari kehdupan dalam kota ini sendiri, sehingga tidak menciptakan mobilitas penduduk ke luar wulayah kota. “Kota mendiri dapat memenuhi kebutuhannya sendiri dan dapat berperan jadi pusat pengembangan wilayah sekitar”, ujar Wapu Hasaini.

Jantho Bersyariat

Dilenjutkannya, tidak hanya menjadi kota mandiri, namun kita upayakan menjadikan kota Jantho sebagai  sebagai kota  berbingkai syariat Islam. “Kotak bingkai syariat Islam jika didalamnya  bukan syariat Islam, jangan Cuma bingkai. Mudah-mudahan dengan ada bingkainya, syariat Islam kita jalan”, katanya.

Diingatkannya, hukum Allah tetap abadi dan segala-galanya, kita beriman Allah, kita beriman kepada kitabnya, kita beriman kepada Rasulnya, tidak ada tawar menawar keturunan islam yang beriman. Yang tinggi hukum di dunia ini, tidak ada lain yaitu hukum Allah SWT, tandanya.

Tidak hanya menjadikan kota yang mandiri, juga turut menjadikan kota Janhto kota yang bernuansa syariat Islam. “Kita tearus berupaya melaksanakan syariat Islam yang beraqidah, Syar’iyah dan akhlaq. salah satu dari pelaksanaan syariat Islam  meliputi jinayah yang merupakan hukum  yang berlaku bagi masyarakat Aceh yang dibentuk berdasarkan nilai-nilai syari’at Islam. Kepeda suluruh masyarakat Aceh Besar hindarilah sesuatu yang dilarang oleh agama. Kami pemerintah Aceh Besar menghimbau selurih masyarakat Aceh Besar bekerjalah yang sesuai dengan tuntunan syariah”, tegas wakil Bupati.

Serangkain HUT ke 34 kota  Jantho,  Kabag Humas Setda Aceh Besar melalui Mariadi, ST , kepada media ini, mengatakan selain mengadakan kegiatan pameran pembangunan selama  tujuh hari di gelar dilapangan Bungong jeupa kota Jantho, juga sebelumnya serangkian kegiatan telah digelar berupa perlobaan beberapa cabang olehraga, Seminar membedah janto masa lalu, sekarang dan akan datang.

“Itulah bagian rangkain kegiatan selain upacara hari ini yang dilanjutkan dengan  menggelar sidang paripurna di DPRK Aceh Besar di Gedung DPRK”, kata Maryadi yang didampingi Cik Boy usai upacara HUT ke 34 Kota Jantho. [] L24-012 (M. Amin)
Diberdayakan oleh Blogger.