DPRK Aceh Tamiang Gelar Hearing Publik

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Guna menggali aspirasi serta masukan dari masyarakat tentang peran serta Eksekutif dan Legislatif dalam pengembangan ekonomi kerakyatan, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang gelar Hearing Publik Tahun 2018, pada Kamis (03/05) di Halaman depan kantor DPRK setempat.


Hearing publik yang diikuti 250 peserta dari berbagai lapisan masyarakat tersebut serta menghadirkan 3 narasumber yaitu Rektor Universitas Islam Tamiang (UIT) Dr Drs Muzakkir Samidan Prang SH MH MPd, Kadis Perindagkop Aceh Tamiang Drs Zagusli, Dekranas Aceh Tamiang Suprizal ST serta dipandu oleh Bambang Antariksa SH MH juga  turut dihadiri Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon SH, Ketua Komisi A DPRK Ismail, Anggota DPRK Saiful Sofyan, Sarhadi, Asisiten III Drs Riyanto Waris, Ketua MPU Drs Ilyas Mustawa, serta Unsur Forkopimda. 

Dalam sambutannya, Ketua DPRK, Fadlon SH menyampaikan,  Hearing publik ini diselenggarakan guna mendukung sistem perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Aceh Tamiang secara keseluruhan, khususnya dalam bidang perekonomian, sehingga diharapkan nantinya melalui forum ini didapat masukan, saran dan pendapat dari seluruh pemangku kepentingan, agar program Aceh Tamiang yang pro ekonomi rakyat dapat lebih fokus, terencana, dan efisien.

"Tujuannya pasti untuk meningkatkan kesejhateraan masyarakat, sehingga peran serta aktif masyarakat sangat kita butuh kan pada forum ini", ujar Ketua DPRK.


Disamping itu, Dr Drs Muzakkir Samidan Prang SH MH MPd selaku narasumber, menyampaikan beberapa poin penting guna membangun perekonomian berbasis rakyat yang dimulai dari setiap desa.

Menurutnya, sebelum merencanakan, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi kerakyatan, terlebih dahulu harus dibangun pondasinya, sehingga jika pondasi telah terbangun maka proses percepatan serta pertumbuhan ekonomi akan seiring berjalan meningkat.

Hal senada  juga disampaikan narasumber kedua, Kadis Koperindagkop Aceh Tamiang, Drs Zagusli. Menurutnya, Diskoperindagkop telah berbuat untuk mensupport serta mendukung perekonomian rakyat, dan itu sudah dimulai dari penataan koperasi-koperasi yang tidak aktif di aceh tamiang.

"kita sudah berbuat, meski belum maksimal, namun saran serta masukan dari masyarakat menjadi sangat penting", ujarnya.

Diakhir Hearing, Ketua DPRK Fadlon SH menyampaikan ucapan terimaksihnya kepada seluruh peserta yang telah hadir mengikuti sesi hearing dialog ini hingga akhir kegiatan, dan masukan serta saran yang didapat pada hearing dialog ini akan dijadikan rumusan dan akan dibentuk tim sebanyak 20 orang guna menindaklanjuti masukan dan mencarikan win win solution. [] L24-004
Diberdayakan oleh Blogger.