Terkait Dana BOS Kepsek Sebut Kasubbag Umum Disdik Dekingnya

Lentera24.com | DELI SERDANG -- Dana Bantuan Operasional Sekolah SDN 101816 yang dikelola Helen Nainggolan sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) terus mendapat sorotan publik.

Foto : Ilustrasi
Helen Nainggolan pun mulai kasak-kusuk disekolah. Namun ditengah kegalauannya itu, oknum guru Dina H Simanjuntak tetap memberi semangat kepada Helen Nainggolan jika pemberitaan media massa tidak berpengaruh asal petinggi pada Dinas Pendidikan didekati maka persoalan akan selesai.

Ucapan oknum guru Dina H Simanjuntak itupun langsung ditelan bulat oleh Helen Nainggolan. Terbukti pada Selasa (24/4), dihadapan sejumlah guru, Helen Nainggolan mengeluarkan ucapan jika Kasubbag Umum Dinas Pendidikan, Hanafi sekaligus manajer BOS adalah dekingnya.

Ucapan Helen Nainggolan itupun sempat membuat sejumlah guru heran. Pasalnya, disaat Pemerintahan Joko Widodo menekankan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bekerja dengan baik dan melayani masyarakat dengan tulus justru masih ada pejabat daerah yang membeking.
   
Kasubbag Umum Dinas Pendidikan, Hanafi ketika dikonfirmasi, Selasa (24/4) siang kaget dan berang mendengar pengakuan Helen Nainggolan dihadapan sejumlah guru itu. Hanafi pun menegaskan jika saat ini tidak ada deking mendeking. "Tidak benar itu bang. Aku tidak pernah mendekingi Kepala Sekolah SDN 101816, Helen Nainggolan. Bilang sama Helen Nainggolan maupun kepada guru itu tidak benar", tegas Hanafi.

Dewan Jadwalkan Panggil Kasek

Penggunaan dana BOS terindikasi menyimpang karena ada ruangan kelas tidak berjendela, lantai retak, atap bocor, dua bak air bocor, guru tidak masuk karena program bayi tabung, wali tidka masuk saat pembagian raport murid, guru berjualan dikelas, hingga guru pernah menampar murid hingga berdarah, membuat anggota DPRD Deli Serdang Edison Nababan SE berang meliihat kinerja Kepala Sekolah Helen Nainggolan dan guru yang bermasalah disekolah itu. Edison pun berjanji akan mengusulkan kepada Kepala Dinas Pendidikan agar mencopot Helen Nainggolan dari jabatannya. 

Begitu juga dengan guru yang berjualan dikelas, wali kelas tidak masuk saat pembagian raport, guru yang menampar murid hingga berdarah, jika berstatus PNS diusulkan untuk dipindahkan dan jika berstatus honor agar segera diberhentikan.

Selain itu, Edison Nababan SE juga akan menjadwalkan untuk memanggil mereka pada rapat dengar pendapat ((RDP) agar persoalan maupun penggunaan Dana BOS terbuka dan transparan. "Secepatnya akan dijadwalkan untuk RDP dan sebagai langkah awal kiita akan melakukan kordinasi antar komisi. 

Dana BOS itukan peruntukkannya untuk rehab keciil, membayar gaji guru honor, pembelian buku sekolah, biaya ujian. Jika Rp 700 ribu per murid setiiap tahun ada berapa ratus murid disekolah itu dan sudah berapa lama Helen Nainggolan menjabat Kasek. Nanti di RDP semua kita pertanyakan. Nanti kita beritahukan kepada rekan jurnalis untuk meliiput RDP, biar kita buka kebobrokan Kepsek dan guru itu", tegasnya. [] L24-011 (kbn)
Diberdayakan oleh Blogger.