Ketua Persit KCK PD IV Diponegoro: Istri Prajurit Harus Bantu Suami Dalam Sukseskan Tugasnya

Lentera24.com | CILACAP -- Sebagai isteri Prajurit, Persit Kartika Chandra Kirana harus membantu suami dalam mensukseskan tugasnya. Hal tersebut disampaikan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro Ny. Iir Wuryanto saat tatap muka dengan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII Dim 0703/Cilacap di Makodim 0703/Cilacap, Jumat (27/4).


Lebih lanjut dikatakannya, Persit Kartika Chandra Kirana merupakan organisasi Persatuan Istri Prajurit TNI AD, dimana istri prajurit tidak dapat dipisahkan dari suaminya yang berprofesi sebagai prajurit TNI. Oleh karena itu, istri prajurit harus membantu mendukung suami dalam mendukung suami dalam menyukseskan tugasnya baik sebagai kekuatan pertahanan maupun sebagai komponen pembangunan bangsa untuk mencapai cita-cita bangsa Indonesia. 

"Hingga saat ini, Persit telah membantu Pimpinan TNI AD dalam pembinaan istri prajurit dan keluarganya khususnya bidang mental, fisik, kesejahteraan anggota, menciptakan rasa persaudaraan, kekeluargaan, rasa persatuan dan kesatuan serta kesadaran nasional dalam berbangsa", paparnya. 
Dirinya berharap bagi ibu-ibu yang mendapat kepercayaan diangkat sebagai pengurus organisasi, bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan sumbangsihnya kepada organisasi, baik menyumbang tenaga maupun pikiran demi kemajuan organisasi. " Bagi ibu-ibu yang tidak tergabung dalam kepengurusan, seyogyanya dapat mendukung organisasi dengan berperan aktif dalam mengikuti kegiatan yang telah dijadwalkan secara rutin oleh pengurus organisasi Persit. Sehingga, dapat terwujud kebersamaan yang baik diantara seluruh ibu-ibu Persit di satuan ini." terang Ny. Iir Wuryanto 

Selain itu, dirinya juga sangat mengapresiasi dan menghargai niat tulus ibu-ibu yang bekerja atau berkarier untuk membantu perekonomian keluarga. Namun ia mengingatkan bahwa sebagai wanita karier harus berpintar-pintar dalam mengatur waktu bagi keluarga, kariernya dan sebagai anggota Persit", terangnya. 


Pada kesempatan yang sama  menyampaikan, tugas sebagai istri prajurit TNI yang merupakan ibu dari anak-anak, memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai seorang pendidik bagi putra-putri tercinta untuk mengajarkan sesuatu yang baru, melatih, membimbing, mengarahkan serta memberikan penilaian baik berupa reward maupun punishment yang mendidik. " Selain mendidik, ibu juga harus bisa menjadi psikolog untuk anak-anaknya, paham bagaimana pola asuh, susunan keluarga, tumbuh kembang masa kanak-kanak hingga dewasa dan pengaruh lingkungan sosialnya." jelas Ketua PD IV Diponegoro 

Tidak hanyas itu, sebagai istri Babinsa, Persit harus membaur dan bergaul dengan masyarakat sekitar agar dikenal dan menyatu dengan lingkungan dimana suami bertugas. " Babinsa harus lebih dikenal masyarakatnya daripada Dandimnya, karena setiap hari bergaul dan membaur dengan masyarakat desa binaannya dan hendaknya Persit dapat menyesuaikan dengan suami", pungkasnya.

Tatap muka Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro dengan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII Dim 0703/Cilacap, dihadiri Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro beserta pengurus, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro beserta Wakil Ketua dan pengurus, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII Dim 0703/Cilacap beserta Wakil Ketua dan pengurusnya serta anggota dan Pembina Harian Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII Dim 0703/Cilacap. [] L24-Tarwan
Diberdayakan oleh Blogger.