Bupati Himbau Masyarakat Jauhi Lokasi Ledakan

Lentera24.com | ACEH TIMUR -- Pemerintah menghimbau masyarakat menjauhi lokasi ledakan sumur minyak di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Hal itu penting diingatkan guna menghindari berbagai kemungkinan.



“Meskipun api sudah padam sejak pukul 07:30 Wib tadi pagi, tapi semburan air bercampur minyak masih keluar menjulam dengan ketinggian mencapai 70 meter dari permukaan tanah,” kata Bupati Aceh Timur, H. Hasballah HM. Thaib atau Rocky, disela-sela mendampingi Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin di RSUD Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur di Idi, Kamis 26 April 2018.

Oleh karenanya, diharapkan warga tidak perlu mendekati lokasi ledakan, apalagi seluruh korban sudah dievakuasi pada hari terjadi ledakan dan kebakaran. “Tidak perlu ditonton semburan air yang masih keluar, apalagi radius 200-300 meter dari titik lokasi dilarang melintas, karena polisi sedang melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Rocky.

Sebelumnya, Bupati Aceh Timur bersama Wakil Bupati Aceh Timur dan Sekda Aceh Timur ikut mendampingi kunjungan Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S. Djambak, Rabu (25/4/2018) malam ke lokasi ledakan sumur minyak. Setelah bermalam di Aceh Timur, Kapolda Aceh ikut meninjau lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Mako Brimob di Darul Ihsan, Kamis (26/4/2018).

Usai meninjau lahan tersebut, Kapolda Aceh juga mengunjungi Pondok Pesantren Darul Huda Buket Itam, Desa Seuneubok Teungoh, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur. Dalam kesempatan itu Kapolda Aceh juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan dayah tersebut.

Sebagaimana diketahui, ledakan sumur minyak telah mengakibatkan 21 orang meninggal dunia dan 37 orang mengalami luka-luka. Pasca ledakan, api mumbumbung tinggi mencapai 70 meter. Setelah 30 jam terbakar kini api padam. Pun demikian, petugas keamanan masih berada disekitar lokasi untuk mengamankan TKP dan menghindari jatuhnya korban. [] L24-(M. Amin) (r)
Diberdayakan oleh Blogger.